SIDRAP mediafpii-sulsel.my.id, — Prestasi membanggakan kembali hadir dari dunia pendidikan Kabupaten Sidenreng Rappang Provinsi Sulawesi Selatan. Seorang guru tangguh berhasil membuktikan bahwa keterbatasan fasilitas di daerah bukan menjadi penghalang untuk mengukir prestasi gemilang di tingkat Nasional.
Mansur, guru mata pelajaran Matematika di SMP Negeri 2 Pangsid, sukses menjadi pemenang dalam ajang AI Talent Nusantara kategori Co-Innovation AI. Penghargaan bergengsi ini diserahkan langsung di Garuda Spark Innovation Hub (Ganara Art), Jakarta, pada Jumat 5 Juni 2026
Kegiatan AI Talent Nusantara ini diselenggarakan oleh Fokus Target Solusi, yang berkolaborasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Ekonomi Kreatif (Ekraf), dan Microsoft. Ajang ini menjadi pembuktian besar bagi Mansur dalam membawa nama harum Kabupaten Sidrap di kancah Nasional, Mansur sebelumnya Plt. Kepala UPT SMP Neg 2 Pangsid
Dalam kompetisi berskala nasional yang diikuti oleh 30 peserta terbaik dari berbagai wilayah di Tanah Air tersebut, Mansur menampilkan inovasi mutakhir bernama MathMentorAI. Karya ini berhasil memikat perhatian para juri di tengah ketatnya persaingan teknologi yang serba cepat
Menariknya, Mansur menjadi satu-satunya guru yang berkompetisi dalam kategori tersebut, sementara peserta lainnya mayoritas berasal dari kalangan konten kreator dan pemrogram (programmer) profesional. Profilnya sebagai pendidik dari daerah memberikan warna tersendiri dalam kompetisi berbasis teknologi tinggi ini.
Meski harus bersaing dengan para ahli IT, karya Mansur dinilai sebagai yang terbaik oleh dewan juri karena dampaknya yang nyata. Keunggulan utama dari inovasi ini adalah asas kebermanfaatannya yang terbukti telah dirasakan langsung oleh guru serta siswa di sekolah.
MathMentorAI sendiri merupakan sebuah platform berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) yang dirancang khusus sebagai sahabat belajar matematika bagi siswa SMP, khususnya di daerah rural atau pedesaan. Aplikasi ini mengaburkan batasan geografis dalam mengakses asisten pembelajaran yang cerdas.
Mansur menjelaskan, kehadiran MathMentorAI didorong oleh keprihatinannya melihat kesulitan siswa dalam menyerap materi matematika yang sering dianggap menakutkan. Melalui pendekatan teknologi, ia mencoba mengubah stigma bahwa matematika adalah mata pelajaran yang sulit dan membosankan.
"MathMentorAI hadir bukan untuk menggantikan peran guru, melainkan memperkuat peran guru dengan memberikan penjelasan yang sabar, jelas, dan kontekstual sesuai kehidupan lokal," terang Mansur mengenai filosofi di balik sistem kecerdasan buatan yang ia kembangkan tersebut.
Ia menambahkan bahwa MathMentorAI lahir dari kegelisahan melihat siswa yang kesulitan belajar matematika dan kurang bersemangat. Mansur ingin menghadirkan pendamping belajar yang tidak pernah lelah menjelaskan, tidak menghakimi, dan selalu siap menemani siswa kapan pun mereka butuhkan.
Namun di balik torehan prestasi yang mengharumkan nama daerah ini, terselip cerita yang cukup disayangkan oleh banyak pihak. Mansur yang merupakan guru berprestasi dan sarat inovasi ini harus kandas menduduki jabatan Kepala Sekolah, setelah sebelumnya sempat mengabdi sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sekolah UPT SMP Negeri 2 Pangsid.
Kini, Mansur telah kembali murni menjadi tenaga pendidik atau guru kelas biasa di sekolahnya. Kendati langkahnya untuk memimpin sekolah secara definitif harus terhenti, dedikasi dan semangatnya untuk memajukan kualitas pendidikan di Kabupaten Sidrap sama sekali tidak memudar.
Atas capaian nasional yang baru saja diraihnya, Mansur menyampaikan apresiasi mendalam kepada berbagai pihak yang telah memberikan ruang berkembang. "Terima kasih kepada pemerintah Sidenreng Rappang, bapak Bupati dan Wakil Bupati yang selalu men-support dan juga kepada Dinas Pendidikan," tutur Mansur.
"Terima kasih juga ke pihak Microsoft yang telah menyediakan secara gratis tools yang bisa digunakan untuk membuat inovasi ini, kepada pihak pelaksana yaitu Fokus Target Solusi yang telah memberikan ruang untuk menyampaikan inovasi ini," sambung Mansur yang menaruh harapan besar agar MathMentorAI dapat direplikasi di sekolah-sekolah lain di Indonesia, pinta Mansur. (Risal Bakri).
