PAREPARE Sulsel mediafpii-sulsel.my.id, – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Triga Nusantara (Trinusa) wilayah Ajatappareng secara resmi menyatakan komitmennya untuk melakukan pengawasan ketat terhadap penggunaan Anggaran Dana Desa (ADD) serta Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di seluruh wilayah kerja mereka.
Pernyataan ini ditegaskan langsung oleh Korwil LSM Trinusa Ajatappareng, M. Rusli. Menurutnya, langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab sosial dalam memastikan uang negara terserap dengan tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta dunia pendidikan.
Hal tersebut di sampaikan Korwil Triga Nusantara Wilayah Ajatappareng M. Ruslli yang di dampingi Ketua DPC Sidrap Ashadi Kadir saat di konfirmasi, Rabu, 25 Februari 2026 di salah satu Warkop di Parepare.
Fokus Utama dan Mekanisme Pengawasan
Lanjut, M. Rusli menjelaskan bahwa timnya akan turun langsung ke lapangan untuk memantau realisasi fisik maupun administrasi dari anggaran-anggaran tersebut.
"Kami tidak ingin anggaran yang nilainya miliaran rupiah ini hanya habis di atas kertas tanpa dampak signifikan di akar rumput. Pengawasan ini adalah bentuk kemitraan kritis dan Edukasi kami terhadap Pemerintah," ungkap M. Rusli.
Berikut adalah poin-poin utama yang menjadi fokus pemantauan:
- Transparansi Penggunaan: Memastikan papan informasi proyek dan laporan penggunaan dana tersedia secara publik.
- Kesesuaian Spesifikasi: Memeriksa apakah pembangunan infrastruktur desa sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB).
- Distribusi Dana BOS: Menghindari adanya praktik pungutan liar atau alokasi dana pendidikan yang tidak sesuai juknis (Petunjuk Teknis).
Tujuan Utama Pengawasan
Langkah proaktif yang dilakukan oleh LSM Triga Nusantara ini memiliki beberapa tujuan strategis:
- Pencegahan Korupsi: Meminimalisir celah penyalahgunaan wewenang oleh oknum pejabat desa maupun pihak sekolah.
- Meningkatkan Kualitas Pembangunan: Memastikan proyek fisik di desa memiliki daya tahan yang lama dan standar yang baik.
- Mendorong Akuntabilitas: Mengedukasi pengelola anggaran agar lebih tertib administrasi dan terbuka terhadap masukan masyarakat.
- Optimalisasi Sektor Pendidikan: Memastikan dana BOS benar-benar digunakan untuk menunjang fasilitas belajar siswa dan kesejahteraan guru sesuai aturan.
Imbauan kepada Masyarakat
M. Rusli juga mengajak seluruh lapisan masyarakat di wilayah Ajatappareng untuk tidak ragu melaporkan jika menemukan kejanggalan dalam pengelolaan dana di wilayah masing-masing.
"Kami membuka pintu koordinasi. Jika ada temuan yang mencurigakan, segera laporkan. Kami akan kaji secara mendalam dan, jika terbukti ada pelanggaran, kami tidak segan untuk meneruskannya ke pihak berwenang atau aparat penegak hukum (APH)," tanpa pandang Bulu, tegas Rusli. (Risal Bakri).
Tujuan Utama Pengawasan
Langkah proaktif yang dilakukan oleh LSM Triga Nusantara ini memiliki beberapa tujuan strategis:
- Pencegahan Korupsi: Meminimalisir celah penyalahgunaan wewenang oleh oknum pejabat desa maupun pihak sekolah.
- Meningkatkan Kualitas Pembangunan: Memastikan proyek fisik di desa memiliki daya tahan yang lama dan standar yang baik.
- Mendorong Akuntabilitas: Mengedukasi pengelola anggaran agar lebih tertib administrasi dan terbuka terhadap masukan masyarakat.
- Optimalisasi Sektor Pendidikan: Memastikan dana BOS benar-benar digunakan untuk menunjang fasilitas belajar siswa dan kesejahteraan guru sesuai aturan.
Imbauan kepada Masyarakat
M. Rusli juga mengajak seluruh lapisan masyarakat di wilayah Ajatappareng untuk tidak ragu melaporkan jika menemukan kejanggalan dalam pengelolaan dana di wilayah masing-masing.
"Kami membuka pintu koordinasi. Jika ada temuan yang mencurigakan, segera laporkan. Kami akan kaji secara mendalam dan, jika terbukti ada pelanggaran, kami tidak segan untuk meneruskannya ke pihak berwenang atau aparat penegak hukum (APH)," tegas Rusli. (Risal Bakri).
