SIDRAP mediafpii-sulsel.my.id, – Semangat transformasi pendidikan kembali bergelora di Bumi Nene Mallomo. Pendidik dari berbagai penjuru daerah berkumpul untuk mengikuti perhelatan akbar Temu Pendidik Nusantara (TPN) XIII Tingkat Kabupaten Sidenreng Rappang.
Acara bergengsi ini menjadi ruang nyata bagi para guru untuk membuktikan komitmennya sebagai pembelajar sepanjang hayat. Melalui wadah ini, para pendidik didorong untuk terus berkarir dan berkarya secara profesional demi masa depan generasi bangsa.
Luar biasanya, konsistensi gerakan ini telah mendapatkan pengakuan secara internasional. Bekerja sama dengan Guru Belajar Foundation, TPN XIII di Kabupaten Sidrap membuktikan bahwa inovasi lokal dari para guru di daerah mampu bersaing dan diakui di panggung dunia.
Untuk tahun ini, TPN XIII mengusung tema besar yang sangat visioner, yaitu "Cita-Cita Kolektif: Kewargaan Dunia". Tema ini diangkat untuk membekali para pendidik dan murid agar siap menghadapi tantangan global dengan tetap berpijak pada nilai-nilai kebangsaan.
Gerakan perubahan ini tidak hanya terjadi di satu titik, melainkan menjadi sebuah gerakan masif nasional. Tercatat, TPN XIII dilaksanakan secara serentak di 91 daerah yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di Kabupaten Sidrap.
Kabupaten Sidrap sendiri memilih Eco Park Camp Datae sebagai lokasi pusat kegiatan. Acara ini berlangsung selama dua hari penuh, yakni pada Sabtu dan Minggu, 18–19 Juli 2026, dengan menghadirkan suasana belajar yang segar dan berbeda.
Berbagai jenis kegiatan edukatif dan inspiratif telah disiapkan oleh panitia pelaksana. Di antaranya adalah Bincang Pendidikan, Cerdas Cermat Guru, Kelas Kompetensi, Kelas Pemimpin, serta Kelas Pendidik yang dirancang untuk mengasah kapasitas para guru.
Tidak hanya fokus pada ruang kelas dan diskusi, acara ini juga dimeriahkan dengan agenda sosial dan kebudayaan. Panitia menyelenggarakan pemberian beasiswa serta panggung pentas seni yang menampilkan bakat luar biasa dari kolaborasi guru dan Siswa
Antusiasme peserta pada perhelatan kali ini terbilang sangat tinggi. Sebanyak 500 peserta tercatat telah mendaftar, yang terdiri dari guru-guru hebat di Kabupaten Sidrap, Siswa-siswi bertalenta, serta dihadiri oleh deretan pembicara nasional yang inspiratif.
Hal yang paling membanggakan adalah kesadaran para peserta yang murni tergerak dari diri sendiri tanpa paksaan. Mereka melakukan pendaftaran secara mandiri demi bisa saling berkolaborasi dan berbagi praktik baik guna mewujudkan pendidikan yang unggul di sekolah masing-masing.
Pendidikan yang unggul memang membutuhkan aksi nyata yang berkelanjutan, bukan sekadar wacana. Hal tersebut ditegaskan oleh Bupati Sidenreng Rappang, H. Syaharuddin Alrif, S.IP., M.M., Ph.D. (H), yang mengapresiasi tinggi pelaksanaan kegiatan positif ini.
Dalam arahannya, Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif menyampaikan bahwa kegiatan reflektif seperti ini harus dibiasakan hingga menjadi budaya belajar bagi guru untuk menjawab tantangan zaman. Beliau mengingatkan bahwa hakikat pendidikan itu melampaui ruang kelas, dan mengajak seluruh peserta wujudkan pendidikan unggul di Bumi Nene Mallomo dengan semangat massaromase—sebuah panggilan jiwa untuk melakukan perubahan nyata.
Sementara itu, Ketua Komunitas Guru Belajar Nusantara (KGBN) Sidrap, Rahmat Ahmad, yang juga Kepala UPT SMK Neg 3 Sidenreng Rappang menjelaskan bahwa TPN kali ini sengaja dikonsep dengan sistem berkemah di alam terbuka. Konsep ini dipilih agar suasana belajar terasa lebih santai, menyatu dengan alam, namun tetap esensial dan bermakna mendalam.
Lanjut Rahmat Ahmad menambahkan, ini merupakan TPN keempat yang sukses digelar di Sidrap. Pihaknya sangat berterima kasih kepada jajaran pemerintah daerah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidrap, Cabdisdik Sulsel Wilayah 4, serta para sponsor seperti Lazuna Chicken, PLN Sulselrabar, Bank Sulselbar, Bank Hasamitra, dan Sidrap Bersinar yang telah bersinergi mendukung kemajuan pendidikan yang berkarakter, ungkap Rahmat Ahmad. (Risal Bakri).
