Webmaster


Iklan

Media FPII Sulsel
Sabtu, 14 Maret 2026, Maret 14, 2026 WIB
Last Updated 2026-03-14T04:03:50Z
DaerahEkonomientertementFashionheadlinehiburanNasionalOlahragaParlementariapolitiksorotanterpopulerToptotorialTutorial

Berbagi Berkah: Pembagian Takjil dan Buka Puasa Bersama Warnai Penutupan Pesantren Kilat UPT SDN 9 Rappang


SIDRAP mediafpii-sulsel.my.id, – Suasana religius nan hangat menyelimuti UPT SDN 9 Rappang pada Jumat (13/03/2026). Menutup rangkaian kegiatan Pesantren Kilat yang telah berlangsung selama bulan Ramadan, sekolah ini menggelar aksi berbagi takjil yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama.


​Kegiatan ini tidak hanya melibatkan seluruh siswa, tetapi juga dihadiri oleh para tenaga pendidik, kependidikan, serta orang tua siswa. Kehadiran para wali murid menambah kental nuansa kekeluargaan di lingkungan sekolah.




Sebelum waktu berbuka tiba, para siswa didampingi guru turun langsung untuk membagikan paket takjil kepada masyarakat sekitar dan pengguna jalan di depan sekolah. Aksi ini menjadi praktik nyata dari pelajaran kedermawanan yang mereka dapatkan selama mengikuti Pesantren Kilat.


​Acara kemudian dilanjutkan dengan zikir bersama dan buka puasa di area sekolah, di mana para guru dan orang tua duduk bersama dalam satu meja, menciptakan kerukunan yang erat antara pihak sekolah dan keluarga siswa.

​Plt. Kepala UPT SDN 9 Rappang, Arifuddin, S.Pd., mengungkapkan rasa syukurnya atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan Ramadan tahun ini. Beliau menekankan bahwa Pesantren Kilat bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan wadah pembentukan karakter.



​"Tujuan utama kami adalah membekali siswa dengan pemahaman agama yang lebih dalam dan akhlak yang mulia. Ia juga berharap,  usai mengikuti Pesantren Kilat ini, nilai-nilai disiplin, ibadah, dan kepedulian sosial yang telah dipelajari dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya di bulan Ramadan," ujar Arifuddin.


​Beliau juga menambahkan bahwa keterlibatan orang tua dalam acara penutupan ini merupakan bentuk sinergi untuk memastikan pendidikan karakter anak berjalan selaras, baik di sekolah maupun di rumah, terang Arifuddin. (Risal Bakri).