Webmaster


Iklan

Media FPII Sulsel
Senin, 09 Februari 2026, Februari 09, 2026 WIB
Last Updated 2026-02-09T06:15:56Z
DaerahEkonomientertementFashionheadlinehiburanNasionalOlahragaParlementariapolitiksorotanterpopulerToptotorialTutorial

Bupati dan Wabup Sidrap Tanam Alpukat di Desa Lombo, Dorong Hortikultura Unggulan



SIDRAP mediafpii-sulsel.my.id, - Dalam rangkaian agenda Bermalam di Desa Lombo, Kecamatan Pitu Riase, Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) H. Syaharuddin Alrif bersama Wakil Bupati Nurkanaah melaksanakan penanaman alpukat, Ahad 8 Februari 2026


Kegiatan tersebut dihadiri Asisten Ekonomi dan Pembangunan Patahangi Nurdin, Staf Ahli Bupati Bidang Pembinaan Masyarakat H. Bachtiar, para kepala OPD Pemkab Sidrap, Kapolres Sidrap yang diwakili Kasat Intel Iptu Andi Aswar, perwakilan Dandim 1420 Sidrap, serta para kepala bagian Setda.


Turut hadir Pimpinan Muhammadiyah Sulsel KH. H. Mustari Bosra, Pimpinan Muhammadiyah Sidrap, Camat Pitu Riase dan lurah setempat, para kepala desa se-Kecamatan Pitu Riase, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.




Dalam sambutannya, Bupati Syaharuddin Alrif berharap penanaman alpukat memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan daerah.


“Semoga dengan menanam ini menjadi kebaikan untuk daerah kita di Sidenreng Rappang. Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, penanaman alpukat ini menjadi tanda Desa Lombo sebagai desa komoditas hortikultura, khususnya alpukat, merica, dan jagung serta tanaman lainnya,” ungkap Syaharuddin


Sementara itu, Wakil Bupati Nurkanaah menekankan pentingnya semangat menanam sebagai bagian dari siklus pembangunan pertanian berkelanjutan.




“Menanam hari ini, Insya Allah besok kita panen. Ini sejalan dengan tagline ‘Tanam, Panen, Hilirisasi, Sidrap Maju dan Sejahtera’,” ungkap Nurkanaah


Penanaman alpukat berlangsung dalam suasana kebersamaan dan disertai turunnya hujan yang diharapkan menjadi berkah bagi pertumbuhan tanaman dan kesejahteraan masyarakat.


Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Sidrap terus mendorong pengembangan komoditas hortikultura unggulan desa sebagai upaya memperkuat sektor pertanian, meningkatkan nilai tambah melalui hilirisasi, serta mendukung peningkatan ekonomi masyarakat. (Risal Bakri).