ENREKANG mediafpii-sulsel.my.id - Bupati Enrekang Muh Yusuf Ritangnga gerah mendengar Viral di Mensos Soal Sampah Bertumpuk seperti Gunung dan berserakah di lokasi Pasar Baraka.
Tak tanggung-tanggung, Bupati Enrekang Muh Yusuf langsung tancap gas ke lokasi, meski di hari pertamanya Berkantor usai di Lantik Presiden Prabowo, 20 Februari 2025 sebagai Bupati Enrekang.
Tepat, Senin 3 Maret 2025. Usai memimpin rapat bersama pimpinan OPD, ia langsung mendatangi lokasi penumpukan sampah di Baraka yang sempat viral di medsos.
Dalam lawatannya, Bupati Muh Yusuf didampingi Anggota DPRD Enrekang Sapril Badao. Ia memerintahkan OPD terkait untuk membereskan masalah ini. Ia meminta jangan lagi ada penumpukan sampah sampai berhari-hari, apalagi sampai viral di medsos karena merusak citra daerah.
"Saya sudah panggil OPD terkait, meminta penjelasan dan saya Perintahkan agar lebih serius menangani permasalah sampah ini," ungkap Bupati yang akrab disapa Haji Ucu.
Haji Ucu telah mendengar keluhan masyarakat, yang terganggu dengan penumpukan sampah dan aroma tidak sedap. Selain itu, sampah yang tidak diangkut berhari-hari menimbulkan kesan kumuh.
Bupati Muh Yusuf juga meminta agar armada sampah memperhatikan saat mengangkut sampah, jangan malah berceceran di jalanan, tegas Haji Ucu.
"Kedepannya kita akan benahi pengelolaan sampah secara keseluruhan," tegas Haji Ucu.
Dalam kunjungannya ini, selain masakah sampah, Bupati Muh Yusuf juga memantau pergerakan harga dan suplai sembako di pasar. Sekaligus mendengar aspirasi warga pasar, ungkap Yusuf.
Untuk itu, Bupati meminta OPD terkait agar memastikan harga stabil dan suplai sembako terpenuhi di bulan Ramadan ini. Sapril dari Fraksi PKS mendukung langkah bupati yang responsif, turun langsung menyelesaikan permasalahan warga. (Risal Bakri).
